TAFSIR TARBAWI
PENDIDIKAN
KARAKTER DALAM AL-QURAN
MARDHATILLAH
PAPUTUNGAN
PBA 2A IAIN SAG
ABSTRAK
Pendidikan, karakter, dan Al-quran apakah teman-teman mengetahui ketiga hal itu? Baiklah ayoo kita
sharing bersama-sama yaa…JJ
pendidikan biasa di sebut juga dengan tarbiyah pendidikan bagi manusia sangat
penting dan berlaku sepanjang hayat, nahh dengan adanya pendidikan kita dapat
mempelajari karakter dari seseorang dan masih banyak lagi, apasih karakter itu?
Karakter adalah sifat,tingkah laku, tabiat,perbuatan baik,buruk dan akhlak.
Kemudian alquran kitab suci umat islam dan di jadikan sebagai pedoman hidup,dan
menjadi tolak ukurnya perilaku baik buruknya akhlak seseorang ialah dengan
al-quran seseorang yang berperilaku sesuai dengan al-quran maka itulah akhlak
yang sempurna, seperti dalam QS an-nahl : 97
97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh,
baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka pasti akan Kami
berikan kepadanya kehidupan yang baik[839] dan akan kami beri balasan dengan
pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
[839] Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam
Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.
Kata
kunci : pendidikan, karakter, dan seruan alquran
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT
dengan rahmat,karunia serta taufik dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan blog
ini tentang pendidikan karakter dalam al-quran,dengan baik meskipun banyak kekurangan
di dalamnya, dan juga penulis berterimakasih pada bapak/ibu dosen yang telah
memberikan tugas ini, oleh sebab itu penulis memohon adanya kritik,saran, yang
membangun, semoga blog ini dapat memberi manfaat bagi pembacanya. Aamiin
PEMBAHASAN
Pendidikan karakter tidak hanya mengajarkan
mana yang benar dan mana yang salah, lebih dari itu pendidikan karakter juga
melibatkan afeksi dan psikomotor dalam pengembangan potensi diri melakukan
proses internalisasi dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian. Pendidikan berkelanjutan dan pengembangan karakter menjadi tugas
bagi keluarga,masyarakat,dan pemerintah. Mempersiapkan generasi muslim yang
tangguh merupakan harapan setiap muslim baik sebagai individu maupun komunitas
harus berupaya mewujudkan generasi yang berkualitas dalam semua aspek kehidupan
manusia.
AYAT DAN TERJEMAHAN :
Sebagaimana dalam QS al-an’am ayat
152-152
151. tuhanmu mengharamkan kepada kalian Yaitu:
janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap
kedua orang tua ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena
takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan
janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan
dengan sesuatu (sebab) yang benar
152. Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan
cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. dan sempurnakanlah takaran
dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seserang melainkan sekedar kesanggupannya. Maka
hendaklah kamu Berlaku adil, Kendatipun ia adalah kerabat(mu) dan penuhilah
janji Allah yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.
ANALISIS MUFRODAT
QS Al-An’am Ayat
151
اَلّاَّ تُشْرِكو
(Janganlah kamu berbuat syirik) yakni aku
mengharuskan dan menghimbau kepada
kalian untuk tidak
mempersekutukannya.
وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا
(berbuat baiklah terhadap orang tua ibu dan bapak)
Yakni dengan berbakti kepada keduanya, dan
menjalankan perintah dan larangannya. Dalam potongan ayat ini juga terdapat
larangan untuk mendurhakai keduanya.
وَلاَتَقْتُلُوْاَوْلَادَكُمْ مِّنْ اِمْلاَق
(dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena
takut kemiskinan)
Makna (imlaqin) yakni kemiskinan, dahulu
orang-orang jahiliah membunuh anak laki-laki dan perempuan mereka karena takut
akan jatuh miskin dan mereka juga membunuh anak perempuan karena takut aib.
وَلَاتَقْرَبُوْااَلْفَوَاحِشَ
(dan janganlah kamu mendekati perbuatan keji) yakni
perbuatan maksiat, di antaranya zina.
مَاظَهَر
(baik yang nampak) yakni yang terang-terangan.
وَمَابَطَنَ
(maupun yang tersembunyi) yang dilakukan secara
rahasia.
ولَاتَقْتُلُوْ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَاالله
اِلَّابِالْحَق
(dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di
haramkan allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang
benar)sebab-sebab yang benar seperti membunuhnya untuk menegakkan qishash atau
hukuman bagi pelaku zina yang telah menikah sebelumnya, atau hukuman bagi orang
yang murtad sebab-sebab ini adalah sebab-sebab yang diizinkan oleh syariat.
QS Al-An’am Ayat 152
حَتَّى يَبْلُغَ اَشُدَّهُ
(hingga sampai ia dewasa) makna yang di maksud ialah hingga si anak
yatim mencapai usia balig.
وَاَوْفُوْالكَيْلَ وَالمِيْزَانَ بِلْقِسْطِ
(dan sempurnakanlah takaran timbangan dengan
adil) Allah SWT memerintahkan agar keadilan di tegakkan dalam menerima dan
memberi (membeli dan menjual).
لَانُكَلِّفُوْنَفْسً اِلَّاوُسْعَهَا
(kami tidak memikulkan beban kepada seseorang
melainkan sekadar kemampuannya) maksudnya barangsia yang bersungguh-sungguh dalam
menunaikan dan menerima haknya, kemudian ternyata kemampuannya untuk hal
tersebut masih saja keliru (salah) maka tidak ada dosa atas dirinya.
وَاِذَاقُلْتُمْ فَعْدِلُوْوَلَوْكَانَ ذَاقُرْبَى
(dan apabila kalian berkata maka hendaklah
kalian berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat kalian) makna ayat ini yaitu jadilah orang-orang yang
selalu menegakkan kebenaran karena allah.
وَبِعَهْدِالله اَوْفُوْ
(dan penuhilah janji allah) hendaknya kalian taat kepadanya dalam semua
yang diperintahkannya kepada kalian dan semua yang di larangnya bagi kalian dan
mengamlkan kitabnya itulah pengertian menunaikan janji allah.
ذَالِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(demikian itu yang diperintahkannya oleh tuhan
kalian kepada kalian agar kalian ingat).yakni inilah yang di wasiatkan
,diperintahkan,dan di kukuhkan olehnya terhadap kalian agar kalian amalkan.
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(agar kalian ingat) maksudnya agar kalian mengambil pelajaran
darinya dan menghentikan apa yang pernah kalian lakukan sebelum ini.
KANDUNGAN MAKNA DARI AYAT :
Kandungan makna dari ayat : 1) nilai religius,
yaitu “pemantapan aqidah” yaitu dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu
jangan menyembah selain dia. 2) nilai kejujuran ” yaitu dan sempurnakanlah
takaran dan timbangan dengan adil. 3) nilai “disiplin” yaitu hendaklah kamu
berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabatmu dan penuhilah janji allah yang
demikian itu di perintahkan allah kepadamu agar kamu ingat. 4) nilai “cinta
damai” yaitu dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah membunuhnya
melainkan dengan suatu alasan yang benar.5) nilai “tanggung jawab” yaitu
berbakti kepada orang tua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu,bapakmu
dengan sebaik-baiknya. 6) nilai “kesabaran” dan kami tidak akan memikulkan
beban kepada suatu kaum melainkan sekedar kemampuannya. 7) nilai “akhlaqul karimah” terhadap orang
tua salah satu cara berbakti kepada orang tua adalah dengan mengucapkan
perkataan yang baik.
HADIS :
Hadis nabi SAW :
عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ عَبْدِالرَّحْمَنِ بْنِ
صَخْرِ رَضِيَ الله عَنْهُ فَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلِ الله صَلَ الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ
يَقُوْلُ, مَانَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ, وَمَااَمَرْ تُكُمْ بِهِ فَاتُوْا
مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ.
dari abu hurairah Abdurrahman bin sakhr
radiallohuanhu dia berkata : saya mendengar rasululloh SAW bersabda:”apa yang
aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka
hendaklah kalian laksanakan,semampu kalian” (HR.bukhari dan muslim)
KANDUNGAN MAKNA DARI HADIS :
Kandungan makna dari hadis ini adalah dalam kehidupan
sehari-hari untuk menghindari larangan kita semuanya bisa sedangkan untuk
menjalankan suatu perintah maka sebagian kita bisa dan sebagian tidak maka kita
hanya dituntut untuk melakukan perintah tersebut semampu kita. Nah hadis ini berkaitan dengan karakter seorang muslim tolak
ukurnya perbuatan manusia jika perbuatannya berdasarkan al-quran dan alhadis
maka itulah akhlak yang sempurna.
PENDAPAT PARA AHLI/ULAMA :
Pendapat para ahli tentang pendidikan karakter dalam Al-Quran:
Sebagian besar berpendapat bahwa Pendidikan karakter merupakan
jalan dalam mewujudkan masyarakat beriman dan bertakwa yang senantiasa berjalan
di atas kebenaran dengan menjunjung tinggi nilai-nilai
keadilan,kebaikan,musyawarah,serta nilai-nilai humanisme yang mulia.
Imam al-ghazali mengatakan bahwa mewajibkan kepada para pendidik
islam untuk memiliki adab yang baik, karena peserta didik akan mengikuti
pendidik dan menjadikannya sebagai teladan yang harus diikuti. Oleh sebab itu
kita sebagai calon-calon pendidik ketika kita menganggap baik maka hal itu baik
pula dimata peserta didik begitupula sebaliknya.
PESAN-PESAN PENDIDIKAN
Dengan kita mempelajari pendidikan karakter
dalam al-quran maka in syaa allah akan tercipta pribadi yang muttaqin
(sebaik-baik manusia) dapat mematuhi perintahNya dan menjauhi larangannya.
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat
menambah khazanah keilmuan tentang
pendidikan karakter yang sesuai dengan Al-Quran, khususnya nilai-nilai
pendidikan karakter dalam QS al-an’am ayat 151-152
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat
memberikan masukkan kepada pendidik,peserta didik, dan pihak-pihak yang
berperan dalam proses pendidikan.
KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang telah penulis
kumpulkan dan analisis tentang nilai-nilai pendidikan karakter dalam
al-quran surat al-an’am ayat 151-152
maka ada beberapa hal yang dapat di simpulkan yaitu nilai-nilai pendidikan
dalam QS al-an’am adalah:
1) nilai
religious,
2) kejujuran,
3)disiplin,
4) cinta damai,
5)tanggung jawab
7) dan kesabaran.
DAFTAR PUSTAKA
Indonesia,tafsir tematik al-quran,lajnah pentashihan mushaf
al-quran badan litbang dan diklat kementrian agama RI,Jakarta,2010
Endah sulistyowati,implementasi kurikulum pendidikan karakter, Yogyakarta:citra
aji parama,2012
Basyiruddin,usman,(2002).metodologi pembelajaran agama
islam,Jakarta:ciputat pers
Syekh Khalid bin abdurrohman, cara islam mendidik
anak,Yogyakarta:ad-dawa’,2006