Senin, 23 Maret 2020

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QURAN


TAFSIR TARBAWI
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QURAN
MARDHATILLAH PAPUTUNGAN
PBA 2A  IAIN SAG

ABSTRAK
Pendidikan, karakter, dan Al-quran apakah teman-teman mengetahui ketiga hal itu? Baiklah ayoo kita sharing bersama-sama yaa…JJ pendidikan biasa di sebut juga dengan tarbiyah pendidikan bagi manusia sangat penting dan berlaku sepanjang hayat, nahh dengan adanya pendidikan kita dapat mempelajari karakter dari seseorang dan masih banyak lagi, apasih karakter itu? Karakter adalah sifat,tingkah laku, tabiat,perbuatan baik,buruk dan akhlak. Kemudian alquran kitab suci umat islam dan di jadikan sebagai pedoman hidup,dan menjadi tolak ukurnya perilaku baik buruknya akhlak seseorang ialah dengan al-quran seseorang yang berperilaku sesuai dengan al-quran maka itulah akhlak yang sempurna, seperti dalam QS an-nahl : 97

97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik[839] dan akan kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
[839] Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.
   Kata kunci : pendidikan, karakter, dan seruan alquran
                
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT dengan rahmat,karunia serta taufik dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan blog ini tentang pendidikan karakter dalam al-quran,dengan baik meskipun banyak kekurangan di dalamnya, dan juga penulis berterimakasih pada bapak/ibu dosen yang telah memberikan tugas ini, oleh sebab itu penulis memohon adanya kritik,saran, yang membangun, semoga blog ini dapat memberi manfaat bagi pembacanya. Aamiin              

PEMBAHASAN
Pendidikan karakter tidak hanya mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah, lebih dari itu pendidikan karakter juga melibatkan afeksi dan psikomotor dalam pengembangan potensi diri melakukan proses internalisasi dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian. Pendidikan berkelanjutan dan pengembangan karakter menjadi tugas bagi keluarga,masyarakat,dan pemerintah. Mempersiapkan generasi muslim yang tangguh merupakan harapan setiap muslim baik sebagai individu maupun komunitas harus berupaya mewujudkan generasi yang berkualitas dalam semua aspek kehidupan manusia.
AYAT DAN TERJEMAHAN :

Sebagaimana dalam QS al-an’am ayat 152-152
 
151. tuhanmu mengharamkan kepada kalian Yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang tua ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar
152. Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seserang  melainkan sekedar kesanggupannya. Maka hendaklah kamu Berlaku adil, Kendatipun ia adalah kerabat(mu) dan penuhilah janji Allah yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.

ANALISIS MUFRODAT
QS Al-An’am Ayat 151
اَلّاَّ تُشْرِكو   
(Janganlah kamu berbuat syirik) yakni aku mengharuskan dan menghimbau kepada
kalian untuk  tidak mempersekutukannya.

وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا
(berbuat baiklah terhadap orang tua ibu dan bapak)
Yakni dengan berbakti kepada keduanya, dan menjalankan perintah dan larangannya. Dalam potongan ayat ini juga terdapat larangan untuk mendurhakai keduanya.


وَلاَتَقْتُلُوْاَوْلَادَكُمْ  مِّنْ اِمْلاَق
(dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan)
Makna (imlaqin) yakni kemiskinan, dahulu orang-orang jahiliah membunuh anak laki-laki dan perempuan mereka karena takut akan jatuh miskin dan mereka juga membunuh anak perempuan karena takut aib.
وَلَاتَقْرَبُوْااَلْفَوَاحِشَ
(dan janganlah kamu mendekati perbuatan keji) yakni perbuatan maksiat, di antaranya zina.
مَاظَهَر
(baik yang nampak) yakni yang terang-terangan.
وَمَابَطَنَ
(maupun yang tersembunyi) yang dilakukan secara rahasia.
ولَاتَقْتُلُوْ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَاالله اِلَّابِالْحَق
(dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar)sebab-sebab yang benar seperti membunuhnya untuk menegakkan qishash atau hukuman bagi pelaku zina yang telah menikah sebelumnya, atau hukuman bagi orang yang murtad sebab-sebab ini adalah sebab-sebab yang diizinkan oleh syariat.



QS Al-An’am Ayat 152
 حَتَّى يَبْلُغَ اَشُدَّهُ
(hingga sampai ia dewasa) makna yang di maksud ialah hingga si anak yatim  mencapai usia balig.
وَاَوْفُوْالكَيْلَ وَالمِيْزَانَ بِلْقِسْطِ
(dan sempurnakanlah takaran timbangan dengan adil) Allah SWT memerintahkan agar keadilan di tegakkan dalam menerima dan memberi (membeli dan menjual).
لَانُكَلِّفُوْنَفْسً اِلَّاوُسْعَهَا
(kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kemampuannya) maksudnya barangsia yang bersungguh-sungguh dalam menunaikan dan menerima haknya, kemudian ternyata kemampuannya untuk hal tersebut masih saja keliru (salah) maka tidak ada dosa atas dirinya.
وَاِذَاقُلْتُمْ فَعْدِلُوْوَلَوْكَانَ ذَاقُرْبَى
(dan apabila kalian berkata maka hendaklah kalian berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat kalian) makna ayat ini yaitu jadilah orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena allah.
وَبِعَهْدِالله اَوْفُوْ
(dan penuhilah janji allah) hendaknya kalian taat kepadanya dalam semua yang diperintahkannya kepada kalian dan semua yang di larangnya bagi kalian dan mengamlkan kitabnya itulah pengertian menunaikan janji allah.


ذَالِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(demikian itu yang diperintahkannya oleh tuhan kalian kepada kalian agar kalian ingat).yakni inilah yang di wasiatkan ,diperintahkan,dan di kukuhkan olehnya terhadap kalian agar kalian amalkan.
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(agar kalian ingat) maksudnya agar kalian mengambil pelajaran darinya dan menghentikan apa yang pernah kalian lakukan sebelum ini.

KANDUNGAN MAKNA DARI AYAT :
Kandungan makna dari ayat : 1) nilai religius, yaitu “pemantapan aqidah” yaitu dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia. 2) nilai kejujuran ” yaitu dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. 3) nilai “disiplin” yaitu hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabatmu dan penuhilah janji allah yang demikian itu di perintahkan allah kepadamu agar kamu ingat. 4) nilai “cinta damai” yaitu dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah membunuhnya melainkan dengan suatu alasan yang benar.5) nilai “tanggung jawab” yaitu berbakti kepada orang tua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu,bapakmu dengan sebaik-baiknya. 6) nilai “kesabaran” dan kami tidak akan memikulkan beban kepada suatu kaum melainkan sekedar kemampuannya. 7) nilai akhlaqul karimah terhadap orang tua salah satu cara berbakti kepada orang tua adalah dengan mengucapkan perkataan yang baik.



HADIS  :
Hadis nabi SAW :
عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ عَبْدِالرَّحْمَنِ بْنِ صَخْرِ رَضِيَ الله عَنْهُ فَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلِ الله صَلَ الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَقُوْلُ, مَانَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ, وَمَااَمَرْ تُكُمْ بِهِ فَاتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ.
dari abu hurairah Abdurrahman bin sakhr radiallohuanhu dia berkata : saya mendengar rasululloh SAW bersabda:”apa yang aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian laksanakan,semampu kalian” (HR.bukhari dan muslim)

KANDUNGAN MAKNA DARI HADIS :
Kandungan makna dari hadis ini adalah dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari larangan kita semuanya bisa sedangkan untuk menjalankan suatu perintah maka sebagian kita bisa dan sebagian tidak maka kita hanya dituntut untuk melakukan perintah tersebut semampu kita. Nah hadis ini berkaitan dengan karakter seorang muslim tolak ukurnya perbuatan manusia jika perbuatannya berdasarkan al-quran dan alhadis maka itulah akhlak yang sempurna.






PENDAPAT PARA AHLI/ULAMA :
Pendapat para ahli tentang pendidikan karakter dalam Al-Quran:
Sebagian besar berpendapat bahwa Pendidikan karakter merupakan jalan dalam mewujudkan masyarakat beriman dan bertakwa yang senantiasa berjalan di atas kebenaran dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,kebaikan,musyawarah,serta nilai-nilai humanisme yang mulia.
Imam al-ghazali mengatakan bahwa mewajibkan kepada para pendidik islam untuk memiliki adab yang baik, karena peserta didik akan mengikuti pendidik dan menjadikannya sebagai teladan yang harus diikuti. Oleh sebab itu kita sebagai calon-calon pendidik ketika kita menganggap baik maka hal itu baik pula dimata peserta didik begitupula sebaliknya.

PESAN-PESAN PENDIDIKAN
Dengan kita mempelajari pendidikan karakter dalam al-quran maka in syaa allah akan tercipta pribadi yang muttaqin (sebaik-baik manusia) dapat mematuhi perintahNya dan menjauhi larangannya.
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat menambah khazanah  keilmuan tentang pendidikan karakter yang sesuai dengan Al-Quran, khususnya nilai-nilai pendidikan karakter dalam QS al-an’am ayat 151-152
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat memberikan masukkan kepada pendidik,peserta didik, dan pihak-pihak yang berperan dalam proses pendidikan.


KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang telah penulis kumpulkan dan analisis tentang nilai-nilai pendidikan karakter dalam al-quran  surat al-an’am ayat 151-152 maka ada beberapa hal yang dapat di simpulkan yaitu nilai-nilai pendidikan dalam QS al-an’am  adalah:
 1) nilai religious,
2) kejujuran,
3)disiplin,
4) cinta damai,
5)tanggung jawab
7) dan kesabaran.

      

DAFTAR PUSTAKA
Indonesia,tafsir tematik al-quran,lajnah pentashihan mushaf al-quran badan litbang dan diklat kementrian agama RI,Jakarta,2010
Endah sulistyowati,implementasi kurikulum pendidikan karakter, Yogyakarta:citra aji parama,2012
Basyiruddin,usman,(2002).metodologi pembelajaran agama islam,Jakarta:ciputat pers
Syekh Khalid bin abdurrohman, cara islam mendidik anak,Yogyakarta:ad-dawa’,2006

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QURAN


TAFSIR TARBAWI
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QURAN
MARDHATILLAH PAPUTUNGAN
PBA 2A  IAIN SAG

ABSTRAK
Pendidikan, karakter, dan Al-quran apakah teman-teman mengetahui ketiga hal itu? Baiklah ayoo kita sharing bersama-sama yaa…JJ pendidikan biasa di sebut juga dengan tarbiyah pendidikan bagi manusia sangat penting dan berlaku sepanjang hayat, nahh dengan adanya pendidikan kita dapat mempelajari karakter dari seseorang dan masih banyak lagi, apasih karakter itu? Karakter adalah sifat,tingkah laku, tabiat,perbuatan baik,buruk dan akhlak. Kemudian alquran kitab suci umat islam dan di jadikan sebagai pedoman hidup,dan menjadi tolak ukurnya perilaku baik buruknya akhlak seseorang ialah dengan al-quran seseorang yang berperilaku sesuai dengan al-quran maka itulah akhlak yang sempurna, seperti dalam QS an-nahl : 

 


97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik[839] dan akan kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
[839] Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.
   Kata kunci : pendidikan, karakter, dan seruan alquran

             KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT dengan rahmat,karunia serta taufik dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan blog ini tentang pendidikan karakter dalam al-quran,dengan baik meskipun banyak kekurangan di dalamnya, dan juga penulis berterimakasih pada bapak/ibu dosen yang telah memberikan tugas ini, oleh sebab itu penulis memohon adanya kritik,saran, yang membangun, semoga blog ini dapat memberi manfaat bagi pembacanya. Aamiin.

              PEMBAHASAN
Pendidikan karakter tidak hanya mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah, lebih dari itu pendidikan karakter juga melibatkan afeksi dan psikomotor dalam pengembangan potensi diri melakukan proses internalisasi dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian. Pendidikan berkelanjutan dan pengembangan karakter menjadi tugas bagi keluarga,masyarakat,dan pemerintah. Mempersiapkan generasi muslim yang tangguh merupakan harapan setiap muslim baik sebagai individu maupun komunitas harus berupaya mewujudkan generasi yang berkualitas dalam semua aspek kehidupan manusia.
AYAT DAN TERJEMAHAN :

Sebagaimana dalam QS al-an’am ayat 152-152

151. tuhanmu mengharamkan kepada kalian Yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang tua ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar
152. Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seserang  melainkan sekedar kesanggupannya. Maka hendaklah kamu Berlaku adil, Kendatipun ia adalah kerabat(mu) dan penuhilah janji Allah yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.

ANALISIS MUFRODAT
QS Al-An’am Ayat 151
اَلّاَّ تُشْرِكو   
(Janganlah kamu berbuat syirik) yakni aku mengharuskan dan menghimbau kepada
kalian untuk  tidak mempersekutukannya.

وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا
(berbuat baiklah terhadap orang tua ibu dan bapak)
Yakni dengan berbakti kepada keduanya, dan menjalankan perintah dan larangannya. Dalam potongan ayat ini juga terdapat larangan untuk mendurhakai keduanya.


وَلاَتَقْتُلُوْاَوْلَادَكُمْ  مِّنْ اِمْلاَق
(dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan)
Makna (imlaqin) yakni kemiskinan, dahulu orang-orang jahiliah membunuh anak laki-laki dan perempuan mereka karena takut akan jatuh miskin dan mereka juga membunuh anak perempuan karena takut aib.
وَلَاتَقْرَبُوْااَلْفَوَاحِشَ
(dan janganlah kamu mendekati perbuatan keji) yakni perbuatan maksiat, di antaranya zina.
مَاظَهَر
(baik yang nampak) yakni yang terang-terangan.
وَمَابَطَنَ
(maupun yang tersembunyi) yang dilakukan secara rahasia.
ولَاتَقْتُلُوْ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَاالله اِلَّابِالْحَق
(dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar)sebab-sebab yang benar seperti membunuhnya untuk menegakkan qishash atau hukuman bagi pelaku zina yang telah menikah sebelumnya, atau hukuman bagi orang yang murtad sebab-sebab ini adalah sebab-sebab yang diizinkan oleh syariat.
  
QS Al-An’am Ayat 152
 حَتَّى يَبْلُغَ اَشُدَّهُ
(hingga sampai ia dewasa) makna yang di maksud ialah hingga si anak yatim  mencapai usia balig.
وَاَوْفُوْالكَيْلَ وَالمِيْزَانَ بِلْقِسْطِ
(dan sempurnakanlah takaran timbangan dengan adil) Allah SWT memerintahkan agar keadilan di tegakkan dalam menerima dan memberi (membeli dan menjual).
لَانُكَلِّفُوْنَفْسً اِلَّاوُسْعَهَا
(kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kemampuannya) maksudnya barangsia yang bersungguh-sungguh dalam menunaikan dan menerima haknya, kemudian ternyata kemampuannya untuk hal tersebut masih saja keliru (salah) maka tidak ada dosa atas dirinya.
وَاِذَاقُلْتُمْ فَعْدِلُوْوَلَوْكَانَ ذَاقُرْبَى
(dan apabila kalian berkata maka hendaklah kalian berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat kalian) makna ayat ini yaitu jadilah orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena allah.
وَبِعَهْدِالله اَوْفُوْ
(dan penuhilah janji allah) hendaknya kalian taat kepadanya dalam semua yang diperintahkannya kepada kalian dan semua yang di larangnya bagi kalian dan mengamlkan kitabnya itulah pengertian menunaikan janji allah.

ذَالِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(demikian itu yang diperintahkannya oleh tuhan kalian kepada kalian agar kalian ingat).yakni inilah yang di wasiatkan ,diperintahkan,dan di kukuhkan olehnya terhadap kalian agar kalian amalkan.
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
(agar kalian ingat) maksudnya agar kalian mengambil pelajaran darinya dan menghentikan apa yang pernah kalian lakukan sebelum ini.

KANDUNGAN MAKNA DARI AYAT :
Kandungan makna dari ayat : 1) nilai religius, yaitu “pemantapan aqidah” yaitu dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia. 2) nilai kejujuran ” yaitu dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. 3) nilai “disiplin” yaitu hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabatmu dan penuhilah janji allah yang demikian itu di perintahkan allah kepadamu agar kamu ingat. 4) nilai “cinta damai” yaitu dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah membunuhnya melainkan dengan suatu alasan yang benar.5) nilai “tanggung jawab” yaitu berbakti kepada orang tua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu,bapakmu dengan sebaik-baiknya. 6) nilai “kesabaran” dan kami tidak akan memikulkan beban kepada suatu kaum melainkan sekedar kemampuannya. 7) nilai akhlaqul karimah terhadap orang tua salah satu cara berbakti kepada orang tua adalah dengan mengucapkan perkataan yang baik.



HADIS  :
Hadis nabi SAW :
عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ عَبْدِالرَّحْمَنِ بْنِ صَخْرِ رَضِيَ الله عَنْهُ فَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلِ الله صَلَ الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَقُوْلُ, مَانَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ, وَمَااَمَرْ تُكُمْ بِهِ فَاتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ.
dari abu hurairah Abdurrahman bin sakhr radiallohuanhu dia berkata : saya mendengar rasululloh SAW bersabda:”apa yang aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian laksanakan,semampu kalian” (HR.bukhari dan muslim)

KANDUNGAN MAKNA DARI HADIS :
Kandungan makna dari hadis ini adalah dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari larangan kita semuanya bisa sedangkan untuk menjalankan suatu perintah maka sebagian kita bisa dan sebagian tidak maka kita hanya dituntut untuk melakukan perintah tersebut semampu kita. Nah hadis ini berkaitan dengan karakter seorang muslim tolak ukurnya perbuatan manusia jika perbuatannya berdasarkan al-quran dan alhadis maka itulah akhlak yang sempurna.

    PENDAPAT PARA AHLI/ULAMA :
Pendapat para ahli tentang pendidikan karakter dalam Al-Quran:
Sebagian besar berpendapat bahwa Pendidikan karakter merupakan jalan dalam mewujudkan masyarakat beriman dan bertakwa yang senantiasa berjalan di atas kebenaran dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,kebaikan,musyawarah,serta nilai-nilai humanisme yang mulia.
Imam al-ghazali mengatakan bahwa mewajibkan kepada para pendidik islam untuk memiliki adab yang baik, karena peserta didik akan mengikuti pendidik dan menjadikannya sebagai teladan yang harus diikuti. Oleh sebab itu kita sebagai calon-calon pendidik ketika kita menganggap baik maka hal itu baik pula dimata peserta didik begitupula sebaliknya.

PESAN-PESAN PENDIDIKAN
Dengan kita mempelajari pendidikan karakter dalam al-quran maka in syaa allah akan tercipta pribadi yang muttaqin (sebaik-baik manusia) dapat mematuhi perintahNya dan menjauhi larangannya.
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat menambah khazanah  keilmuan tentang pendidikan karakter yang sesuai dengan Al-Quran, khususnya nilai-nilai pendidikan karakter dalam QS al-an’am ayat 151-152
Dengan mempelajari pendidikan karakter dalam Al-Quran maka dapat memberikan masukkan kepada pendidik,peserta didik, dan pihak-pihak yang berperan dalam proses pendidikan.


KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang telah penulis kumpulkan dan analisis tentang nilai-nilai pendidikan karakter dalam al-quran  surat al-an’am ayat 151-152 maka ada beberapa hal yang dapat di simpulkan yaitu nilai-nilai pendidikan dalam QS al-an’am  adalah:
 1) nilai religious,
2) kejujuran,
3)disiplin,
4) cinta damai,
5)tanggung jawab
7) dan kesabaran.


      DAFTAR PUSTAKA
Indonesia,tafsir tematik al-quran,lajnah pentashihan mushaf al-quran badan litbang dan diklat kementrian agama RI,Jakarta,2010
Endah sulistyowati,implementasi kurikulum pendidikan karakter, Yogyakarta:citra aji parama,2012
Basyiruddin,usman,(2002).metodologi pembelajaran agama islam,Jakarta:ciputat pers
Syekh Khalid bin abdurrohman, cara islam mendidik anak,Yogyakarta:ad-dawa’,2006